Sunday, January 7, 2018

Logan Paul dan Kritikan Terhadap Youtube.

Masih hangat berita dan cerita atau pendapat banyak orang tentang kelakuan Logan Paul (seorang youtuber asal AS yang mulai terkenal 2 tahun belakangan ini) yang dianggap melecehkan budaya dan melakukan perbuatan tidak pantas lainnya. Tidak perlu saya jabarkan lebih detil tentang siapa dan apa beserta informasi lainnya karena sudah banyak diulas terutama di media-media online.

Yang ingin dijabarkan di sini adalah pendapat saya bagaimana Youtube secara tidak langsung ikut andil dalam kelakuan seorang Logan Paul. Yang dilakukan oleh Logan Paul adalah bagaimana hausnya dia akan view/viewer dan subscriber. Dua hal yang paling sering diutamakan oleh siapapun yang mencari peruntungan melalui Youtube. Entah ini kesialan atau tidak pergeseran minat generasi anak muda hari ini mengarah kepada sesuatu yang sebelumnya akan sangat aneh dilakukan dan ini dieksploitasi habis-habisan (karena bagi merekapun itu menjadi hal yang wajar karena pemikian beda generasi tersebut) oleh konten kreator untuk Youtube hingga melanggar norma-norma tertentu demi mengejar view tersebut. Secara sederhana artinya adalah makin aneh (setidaknya para generasi tua melihat demikian) suatu video maka itu dianggap menarik.

Youtube terlambat dalam mengantisipasi hal-hal semacam ini dan sedihnya algoritma video trending mereka tidak juga secara otomatis melakukan peringatan dan pelarangan karena view yang cepat naik. Apakah ini disengaja? Apakah Youtube sebenarnya tahu dan melakukan pembiaran hingga batas waktu tertentu ketika video Logan Paul muncul? Apakah Youtube memang mengandalkan orang-orang macam Logan Paul agar platform mereka banyak dilihat sebagai tempat menggiurkan bagi pemasang iklan tanpa mempedulikan video macam apa yang dia unggah? Tidak ada yang bisa menjawab dengan jujur kecuali Youtube itu sendiri.