Sunday, October 29, 2017

Kenapa Api Harus Dipertemukan Dengan Bahan Mudah Terbakar?

Sumber berita: megapolitan.kompas.com/read/2017/10/28/13065801/pemilik-pabrik-mercon-resmi-jadi-tersangka-juga-tukang-las-dan-direktur
 sumber:KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR

Sebuah pabrik mercon meledak dengan penyebab awal diduga (kesimpulan awal Polisi dari berita tersebut) berasal dari percikan api pengerjaan las di atap yang mengenai bahan mudah terbakar. Jika benar hal tersebut yang terjadi tanpa bermaksud mendahului pengadilan, pertanyaannya adalah KENAPA?

Ya kenapa hal dasar seperti itu sangat diabaikan. Ada api dan ada bahan mudah terbakar yang benar-benar istilahnya sangat terlarang untuk bertemu api. Kenapa gitu loh . Secara logika sederhana pun itu seharusnya jelas. Api tidak mungkin didekatkan dengan benda-benda yang mudah terbakar secara langsung dan dalam jumlah yang sangat banyak. Sekali lagi kenapa gitu loh. Tidak masuk diakal.

Waktu mata kuliah APK/PTLP (analisis perancangan kerja/perancangan tata letak pabrik) jelas-jelas kita tidak diperbolehkan menempatkan benda atau ruangan yang mudah terbakar dengan tempat yang dapat memicu kebakaran. Tapi tidak perlu lah sampai rumit begitu, pakai logika sederhana pun jelas-jelas api tidak bisa didekatkan dengan bahan mudah terbakar.

Seharusnya semua aktivitas pabrik dihentikan. Bahan baku diamankan terlebih dahulu. Alat pemadam api harus siaga.

Walaupun pabrik tersebut hanya bagian dari perusahaan kecil tapi janganlah mengabaikan prinsip yang jelas-jelas sederhana.