Sunday, June 26, 2016

Dilematisnya Operator Seluler selain Telkomsel.

Ada perumusan yang mungkin bisa mewakili posisi dilematis operator seluler selain Telkomsel untuk menentukan harga internet mereka berdasarkan hasil analisa penulis. 
Rekaan perumusan tersebut adalah:
-Biaya investasi teknologi=mahal. Oleh karena itu maka pendapatan harus meningkat dengan tajam.
-Sudah mahal kuota/kapasitas pun terbatas atau bisa jadi menjadi rebutan oleh konsumen mereka dan berakibat pada kinerja pemakaian internet.
-Sudah mahal tetapi kinerja internet mengecewakan pastinya akan ditinggal konsumen dan berbuntut kerugian.
-Jika dikasih harga murah tentu saja sangat merugikan dari sisi keuangan. Dan ingat, murah akan banyak konsumen dan pada akhirnya menurunkan kualitas pemakaian internet.
-Mau menjadi bagus tapi ingat bahwa investasi mahal dan keuangan pun belum mumpuni. Apa iya mau investasi jor-joran?
-Keunggulan Telkomsel adalah kemudahan meningkatkan investasi (mudah modal dan akses) yang berimbas pada kuota atau kapasitas yang menentukan kualitas internet yang lebih baik dari pesaingnya.
-Tentunya tidak ada alasan bagi Telkomsel untuk memberi harga murah layanannya.


Strateginya kalau saja setiap operator seluler selain Telkomsel untuk fokus dan melakukan peningkatan layanan pada apa yang mereka punya dan sepakat sudah ada jatah dan wilayah operasi mereka masing-masing tanpa ada pemikiran ekspansi wilayah maka bisa saja mereka melawan dominasi Telkomsel.