Saturday, June 11, 2016

Ide Bisnis Aplikasi Otomotif Bengkel

Dimasa depan diagnosis tentang kerusakan mobil atau motor atau alat transportasi lainnya akan tersedia dengan cepat karena mobil akan mempunyai output hasil proses tekomputerisasi pada semua elemen mobil. Tetapi mungkin kita tidak perlu sampai situ dulu. Berikut ini adalah sebuah usulan ide aplikasi otomotif yang bisa dikembangkan.

Aplikasi Otomotif Bengkel dan Kondisi Darurat
1. Pada peta akan terlihat ikon bengkel-bengkel mobil atau motor terdekat ataupun mekanik yang siap. 
2. Pengguna aplikasi dapat menghubungi dengan cara menyentuh ikon pada peta digital tersebut. Dan memberikan notifikasi adanya permasalahan pada motor atau mobil.
3. Jika pemotor mengetahui dengan pasti apa kerusakannya maka bisa langsung disampaikan agar bisa sekalian dibawa sparepartnya. Bila tidak paham bisa memberikan indikasi-indikasi bahkan disertai foto penunjang.
4. Berdasarkan no.3 diharapkan sudah diterima estimasi harga layanan dan harga sparepart. Transparansi harga  dan biaya sangat penting, bahkan antar bengkel dan mekanik bisa bersaing.

Selain itu ada tambahan yang bisa jadi  cukup penting:
5. Aplikasi memberikan juga informasi SPBU terdekat. Bahkan seharusnya SPBU bisa mengantarkan bahan bakar ke konsumen yang tidak bisa bergerak.
6. Memberikan juga informasi tambal ban terdekat dan kalau bisa tambal ban yang datang ke tempat konsumen yang sedang bermasalah.

Yang sudah banyak juga ada:
7. Cara mendiagnosis sendiri masalah-masalah pada motor atau mobil disertai juga langkah-langkah darurat menanganinya.

Tambahan:
8. Peraturan perlalu-lintasan dan rambu-rambu.
9. Reminder atau pengingat perpanjang SIM dan STNK anda atau notifikasi lainnya yang berhubungan mobil dan motor.
10. Estimasi bahan bakar dengan jarak tempuh.
11.dll yang bisa dianggap penting juga.

Selamat bagi yang akan atau sudah merealisasikan atau ide yang serupa. Jangan lupa berbagi informasi dengan kami atau bahkan menganjar serta bekerja sama atau sekedar memberitahukan pengembangannya.

Friday, June 10, 2016

Ekspansi pionir atau jawara TI pada transportasi masa depan dan tantangan perusahaan ritel.

Tercatat beberapa pionir atau jawara teknologi informasi mulai mengembangkan dengan serius bentuk transportasi masa depan. Google, Apple dan Amazon adalah 3 dari antaranya. Mulai dari mobil yang mengemudi sendiri sampai mobil terbang dan juga layanan transportasi untuk ritel.

Oleh karena itu kita tidak boleh berdiam diri dalam mengembangkan bisnis transportasi masa depan. Faktanya adalah dengan banyaknya perusahaan teknologi informasi yang mengembangkan transportasi membuktikan bahwa dunia teknologi informasi mempunyai andil dalam pengembangan transportasi masa depan entah karena modal yang besar atau karena kemampuan teknis mereka yang terbiasa menciptakan seuatu yang rumit bahkan futuristik.

Oleh karena itu bagi para perusahaan di Indonesia yang merasa transportasi menjadi kunci di masa depan seperti ritel yang direct kepada konsumen maka sebaiknya jangan gagap. Mulailah mengembangkan transportasi efektif sama seperti Amazon yang bahkan menggunakan drone. Mulailah dengan hal-hal yang kecil seperti dari penggunaan motor berbagasi sampai aplikasi yang komprehensif menangani permintaan konsumen akan kebutuhan pembelian ritel dan grosir.

Thursday, June 9, 2016

Kenapa Google tidak akan bisa ditolak kehadirannya? dihubungkan dengan pengembangan teknologi informasi dimasa depan.

Kenapa Google tidak akan bisa ditolak kehadirannya? dihubungkan dengan pengembangan teknologi informasi dimasa depan. Itu semua tidak lain dan tidak bukan karena Google Maps dan Google Earth. Bahkan apple pun yang coba mengembangkan sumber data lokasi inipun akhirnya gagal dan belum terdengar lagi perkembangan terakhir mereka. Google sudah mengembangkan bertahun-tahun hingga mungkin sudah masuk dasawarsa sebelum akhirnya ramai dikembangkan untuk aplikasi turunannya. Mengejar teknologi google pada Maps dan Earth membutuhkan usaha minimal dua kali lipat. Kalau ada pesaing untuk peta internet ini tentunya  sangat menguntungkan bagi siapapun.

Kenapa ini menjadi sangat vital? Karena semua pergerakan orang dan barang dihubungkan dengan kebutuhan manusia berjalan di atas jalan dan area-area atau lokasi tertentu. Dan ini disadari betul oleh orang-orang yang berkecimpung di dunia teknologi informasi. Google Maps dan Earth masih sangat dibutuhkan bagi para pengembang aplikasi. Pergerakan barang dan orang masih akan ada dan semakin serius sampai puluhan dan ratusan tahun kedepan sampai akhirnya adanya teknologi perpindahan barang secara teleportasi (dengan alat seperti Transporter pada serial atau film Star Trek). Teleportasi pun membutuhkan koordinat walaupun rute dan jejak mungkin tidak bisa terpantau.

Transporter pada serial Star Trek

Hampir semua aplikasi yang membutuhkan informasi jalan, area, dan koordinat posisi mayoritas menggunakan sumber data Google Maps. Bayangkan saja jika Google ditolak atau diblokir maka semua pergerakan atau transportasi orang dan barang tidak dapat dipantau. Selain itu jika Google terblokir maka sejumlah layanan dan aplikasi tidak dapat dijalankan. Akibatnya semua menjadi konvensional mengakibatkan efisiensi tidak tercapai dan biaya menjadi meningkat. Dimasa depan 1 ikon atau posisi di Google Maps akan banyak menyimpan informasi. Bahkan mungkin posisi barang anda di rumah bisa terpantau.

Itu hanya sebagian dari Google apalagi kalau kita harus melihat lebih dalam bagaimana Google sudah menyimpan ratusan milyar data internet pada database mereka.

Teknologi yang mungkin masih kita kembangkan sehingga bisa terdepan.

Sejujurnya kalau kita bersaing di teknologi informasi yang berkesinambungan dan mutakhir maka sudah amat jauh ketinggalan terutama dalam penciptaan baru dan rekayasa. Coba lihat saja baru sekitar 8 tahun terakhir ini SIM terkomputerisasi diterapkan sampai level terbawah setingkat toko padahal teori SIM sudah ada sangat lama. e-KTP pun baru beberapa tahun terakhir.

Yang masih bisa dikembangkan sehingga kita bisa saja menjadi yang terdepan adalah:
1. Rekayasa pangan. Penciptaan varietas unggul ataupun varietas baru yang semakin efisien dan mempunyai kualitas rasa yang baik tapi tentunya dengan menurunkan penggunaan bahan kimia untuk proses penanaman.
2. Rekayasa tanah sehingga apapun bisa tumbuh subur dan tentunya efisiensi dari segi penanaman.
3. Rekayasa budi daya perikanan baik di air tawar dan perikanan laut.
4. Rekayasa sandang. Melalui penelitian bahan baju dan bahan ramah lingkungan atau bahkan daur ulang.
5. Rekayasa bahan daur ulang sehingga bisa membuat manufakturing baru.

Mengapa tiga hal di atas? Karena memang negara kita masih mempunyai lahan tanah produksi yang masih cukup bagus dan wilayah laut yang sangat luas serta sumber daya lain yang mendukung. Sebenarnya bidang-bidang lain masih cukup terbuka hanya saja pembiayaan penelitian baik dari swasta dan pemerintah sangat-sangat minim. Kalaupun sudah tercipta maka untuk menjadi produksi massal masih sangat sulit karena pembiayaan dan perlindungan/kepastian hukum.

Wednesday, June 8, 2016

StartUp yang pastinya butuh kerja keras. Contoh kasus: Jasa Pengiriman Kargo International.

Bersumber dari berita ini: techcrunch.com/2016/06/07/flexport/ dengan judul berita 'The unsexiest trillion-dollar startup'
Keterangan di website flexport

Inti dari berita itu adalah adanya StartUp atau perusahaan baru dengan visi global yang tidak begitu menarik walaupun nilainya triliunan. Perusahaan itu adalah semacam jasa mengurus pengiriman kargo anda untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya dan disertai juga layanan broker kepabeanan atau bea cukai untuk kargo yang dikirimkan menggunakan jasa mereka dilaksanakan secara terintegrasi dan disajikan dalam sebuah aplikasi yang bisa dipantau real time oleh kustomer disertai dengan data-data yang menunjang. Dengan kata lain ini sebuah SCM atau Supply Chain Management yang bisa disewa tetapi skalanya internasional atau menangani perdagangan internasional dengan data-data yang sangat transparan.

Kenapa si penulis artikel tersebut menilai dengan tidak menarik atau tidak seksi? Karena yang dikerjakan sangat kompleks dan rumit dan tentunya membutuhkan kerjas keras lintas negara untuk mengelolanya. Dan pantas saja saingan mereka tidak banyak padahal nilainya triliunan.

Startup tersebut basisnya masih di beberapa negara. Coba saja di Indonesia ada yang sudah mengerjakan hal demikian. Jangan sampai nanti kita hanya bisa marah-marah karena jasa yang dipakai buatan oranag lain. Padahal jasa kargo tersebut sangat penting terutama buat ekspor kita.

Startup tidak melulu soal intensitas pekerjaan yang relatif mudah karena menggunakan software, terbukti Startup yang kita bahas ternyata memiliki tingkat kompleksitas yang rumit. Intinya adalah kalau sangat serius dijalankan apapun pekerjaannya bisa membuahkan hasil yang baik begitu juga jika kita membangun Startup.

Tuesday, June 7, 2016

Indonesia harus memproduksi dan menjual, jangan hanya jadi konsumen.

Berawal dari berite dari sumber ini: businessinsider.com/r-ibm-signs-300-million-it-deal-with-emirates-airline-2016-6?IR=T&r=US&IR=T
IBM signed a $300 million IT deal with Emirates Airline
IBM mendatangani kesepakatan Teknologi Informasi senilai 300 juta dollar Amerika dengan maskapai penerbangan Emirates.

Pernah tidak kesepakatan dengan nilai fantastis dalam dua bidang bergengsi (teknologi informasi dan bisnis maskapai penerbangan) bisa melibatkan negara kita?
Yang sudah terjadi adalah salah satu maskapai kita memesan pesawat dari salah satu perusahaan pembuat pesawat terkemuka dengan nilai fantastis.

Kalau saja ada perusahaan teknologi informasi Indonesia yang mampu mengadakan dan menjual teknologi semacam itu dan mempunyai kesepakatan dengan nilai fantastis maka tentu saja berpengaruh pada peningkatan ekonomi kita.

Indonesia jangan hanya menjadi konsumen tetapi harus berani memproduksi dan menjual yang bukan menjadi basis ekspor seperti pertanian, barang pabrikan dan hasil alam.
Bukan hanya bidang teknologi informasi tetapi bidang-bidang lainnya seharusnya mempunyai kemampuan memproduksi dan menjual barang tersebut melalui mekanisme ekspor bahkan seharusnya ada ide asli dari Indonesia yang bisa menjual. Intinya adalah kita harus bisa meraih keuntungan ekonomi dari negara lain lebih luas lagi.


Satu kunci modal dasar membangun konten internet: Konsisten.

Jika anda memutuskan untuk membuat konten internet baik itu berupa website, blog, video atau apapun maka ada satu kunci dasar agar bisa sukses menarik orang yang berinternet untuk mengunjungi konten anda. Satu kunci sebagai modal dasar itu adalah konsisten.

Konsisten atau consistency adalah suatu keadaan yang sering masuk dalam perhitungan atau algoritma mesin pencari untuk menentukan peringkat konten anda dalam database mereka.

Konsisten meliputi:
1. Konsisten dalam memperbaharui konten anda secara berkala. Bila dalam satu minggu anda sering update website anda maka mesin pencari akan memberikan nilai tersendiri dan menaikkan prioritas konten anda untuk dicari oleh orang. Akan menjadi sulit apabila terdapat jeda yang panjang kecuali konten itu memang tetap menarik setiap waktu.

2. Konsisten dengan topik atau thema yang diwakilkan dalam kata kunci dan kategori. Dengan kata lain apabila anda menyajikan konten tentang otomotif ya maka harus konsisten dengan bahasan mengenai apapun tentang otomotif. Dan apabila anda mulai mengkhususkan konten anda tentang mobil maka ada baiknya dalam perjalanannya tidak sekalipun membahas tentang motor. Walaupun konten anda berbentuk portal atau website atau situs berita tetap harus konsisten antara isi dengan kategori dan juga kata kunci.

3. Konsisten dengan kualitas dan kuantitas konten. Misalkan dalam setiap posting blog anda harus menetapkan jumlah kalimat dan kata minimal yang harus anda sajikan untuk setiap bahasannya.

Kalau dengan modal dasar seperti di atas ditambah dengan konten yang menarik maka jalan anda menghasilkan konten yang sering dikunjungi setidaknya mulai terbentuk.


Monday, June 6, 2016

Penjualan Internet: Kamu harus dipertemukan dengan orang yang tepat.

Apa yang dimaksud dengan 'kamu harus dipertemukan dengan orang yang tepat'?

Internet itu sangat-sangat luas hanya saja cakupan orang menjelajahinya sangat terbatas. Barang yang anda jual sebagai penjual di Internet hanya 1 dari ratus jutaan item yang ditawarkan di internet. Untuk itulah ada mesin pencari, tapi mesin pencari pun menetapkan kriteria terhadap data (dalam hal ini item penjualan) agar bisa ditempatkan untuk mudah dan cepat dicari. Agar masuk kriteria itulah orang harus mempunyai teknik SEO atau Search Engine Optimization.

Kalau tidak melalui cara atau jalan di atas maka anda harus mempunyai teman atau follower yang banyak di media sosial yang anda punyai. Pernah dengar kan wah si A jualan anu laku di Facebook. Itu artinya si A memang dipertemukan orang yang tepat. Tepat dalam hal ini adalah rasa kepercayaan akan keamanan transaksi dikarenakan hubungan relasi dan pertemanan. Ada rasa selera yang sama terhadap suatu barang dan tentunya kebutuhan yang memang pas sesuai segmen orang-orang yang berteman atau menjadi follower/pengikut media sosial sperti twitter.

Tapi anda pernah juga kan mendengar si B udah pake Facebook, Twitter dan Instagram bahkan metode konvensional seperti melalui siaran radio dan televisi tapi tidak bisa menghasilkan penjualan yang memuaskan? Itu karena pembeli belum ditemui oleh si penjual. Ada beberapa sebab karena hal tersebut:
1. Memang follower atau temannya di media sosial tersebut jumlahnya sedikit dan segmen pembeli kurang tepat dan kebetulan barang memang sesuatu yang dibutuhkan oleh orang-orang tertentu.
2. Tidak bisa juga hanya ditaruh begitu saja di internet tanpa ada usaha lainnya (seperti penggunaan SEO di atas)
3. Tidak ada kata kunci penghubung yang memancing pembeli atau bahkan pembeli tidak menemukan sesuai harapannya bisa karena hal no.2 di atas atau pemasangat iklan internet, apalagi barang harus dipertemukan kepada calon pembeli dengan segmen yang tepat. Perlu diingatkan juga bahwa pembelian dadakan bukan karena kebutuhan sangat sering terjadi di internet.

Dan tambahan adalah yang menjual untuk 1 item jenis barang di Internet bisa jadi bukan anda saja, ada banyak penjual lain sehingga bisa terjadi persaingan. Oleh karena itu usaha-usaha tambahan untuk meningkatkan penjualan anda bisa jadi sangat dibutuhkan sehingga anda sebagai penjual barang dipertemukan dengan orang yang tepat dalam hal ini pembeli item barang anda.

Beli dua lebih baik? Strategi Penjualan salah satu minimarket.

Salah satu strategi penjualan sebuah minimarket kuning dalam beberapa kesempatan selalu menawarkan untuk beli dua buah untuk item dan varian yang sama maka harganya bisa diskon atau mendapatkan gratis satu buah alias beli dua gratis satu. Bagi saya ini strategi yang bagus tapi ada baiknya lebih dipertimbangkan oleh pembali.

Hal yang dipertimbangkan adalah apakah sesuai dengan kebutuhan anda?
1. Kalau yang dibeli makanan tentunya kalau dikonsumsi sendiri akan menambah kalori anda kecuali akan diberikan orang lain.
2. Uang yang digunakan berlebih sebenarnya bisa digunakan untuk produk lain yang juga penting  yang kadang bisa munculatau sekedar menghemat uang belanja anda.
3. Kalau varian yang berbeda tentu saja bisa lebih baik, misal beli satu item produk makana dua yang rasa coklat bisa gratis rasa lainnya. Pada kenyataannya hanya bisa coklat lagi.

Jadi beli dua gratis satu belum tentu lebih baik. Beli satu saja membutuhkan pertimbangan matang apalagi beli dua walaupun dengan iming-iming potongan harga/diskon atau gratis per buah, apalagi kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Jadi bijaksanalah wahai konsumen peduli keuangan :)


Sunday, June 5, 2016

Sebuah Trik Sederhana Untuk Mengurangi Konsumsi Cemilan

Sumber: businessinsider.co.id/science-study-snack-food-2016-5?r=US&IR=T

Ada trik yang sederhana agar kita dapat mengurangi konsumsi cemilan atau makanan lainnya. Makan makanan cemilan diyakini faktor yang cukup besar dalam menambah asupan kalori anda sehingga bisa mempengaruhi tubuh anda. Untuk yang sedang diet mungkin trik ini bisa dipakai.

Berdasarkan sumber di atas sekumpulan peneliti telah melakukan penelitian pola/kebiasaan makan terhadap sekumpulan mahasiswa yang diberikan beberapa cemilan/makanan untuk dikonsumsi dan menemukan beberapa hasil penelitian yang bisa mempengaruhi konsumsi cemilan/makanan anda.

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa semakin anda fokus pada suara makanan yang dikunyah maka semakin sedikit anda mengkonsumsi cemilan/makanan. Dan semakin suara itu hilang karena tertutup oleh suara TV atau suara musik maka semakin banyak anda mengkonsumsi cemilan/makanan.

Hasil penelitian ini sudah diterbitkan di sumber jurnal penelitian internasional elsevier.