Monday, January 11, 2016

Kecepatan setelah FUP yang tidak masuk akal.

Banyak sekali paket-paket internet terutama paket internet lewat penyedia jasa jaringan telepon seluler menggunakan istilah-isitilah yang mengesankan internet yang disediakan itu tidak berbatas dengan syarat FUP atau Fair Usage Policy dimana ada batas kuota data yang bisa dinikmati oleh kecepatan normal (pada kenyataannya kecepatannya ya biasa-biasa aja). Di luar itu kecepatan diturunkan.

Kecepatan setelah FUP inilah yang sangat tidak masuk akal. Ada yang menawarkan 64 kbps (kecepatan download 6,4 kbps) ada yang menawarkan di 160 kbps (kecepatan download 16 kbps) dan ada juga yang menawarkan di 256 kbps (kecepatan download 25,6 kbps). Apakah itu berarti? Saya jawab 'TIDAK SAMA SEKALI'. Kecepatan itu tidak bisa membuka sebuah website atau menjalankan aplikasi.

Website dan aplikasi sekarang ini setidaknya membutuhkan kecepatan setara 1 mbps (kecepatan download 100 kbps) untuk menambilkan semua kontennya dengan lengkap dan relatif cepat. Ingatlah bahwa kecepatan yang ditawarkan adalah up to sampai puluhan mbps. Kalau up to sudah demikian sangat cepat masa batas bawahnya hanya sekedar kbps? Itulah mengapa kecepatan setelah FUP tidak masuk akal selain karena alasan lain di atas.