Friday, December 4, 2015

Bergabungnya 3 Raksasa Teknologi?

Diambil dari berita ini:
Saya sangat setuju sekali jika ketiga perusahaan tersebut bergabung dan menghasilkan 1 tujuan baru. Toshiba, Fujitsu, dan Vaiao adalah nama-nama beken di dunia perkomputeran terutama di bidang komputer jinjing atau laptop atau notebook. Bayangkan saja akan produk yang dihasilkan.

Semoga produk mereka menjadi semakin inovatif dan bisa dijangkau oleh semua kalangan.

Tetapi juga lihatlah strategi ini dari segi manajemen stratejik. Langkah ini adalah menjawab tantangan dari pasar semakin ketat. Ketiga perusahaan tersebut sangat menyadari bagaimana berkolaborasi pun adalah sesuatu yang sangat dimungkinkan untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Kalau nanti produk bersama tersebut diiringi dengan strategi pemasaran yang jitu maka bukan tidak mungkin akan menghasilkan nama besar baru.

Trotoar ya untuk Pejalan Kaki.

Penulis adalah orang yang sangat aktif berjalan kaki sampai-sampai merasa sendirian di saat berjalan kaki di jalan umum. Dan salah satu hal yang paling sering terjadi adalah saya sering ditanya alamat tertentu karena saya memang orang yang sedang sendirian di pinggir jalan.

Menurut KBBI atau kamus besar bahasa Indonesia versi online trotoar /tro·to·ar/ n tepi jalan besar yang sedikit lebih tinggi daripada jalan tersebut, tempat orang berjalan kaki. Sehingga jelas trotoar adalah buat pejalan kaki.

Bahkan dengan jelas Undang-Undang telah membahas trotoar tersebut, demikian uraiannya:
Trotoar merupakan salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan di antara fasilitas-fasilitas lainnya seperti: lajur sepeda, tempat penyeberangan pejalan kaki, halte, dan/atau fasilitas khusus bagi penyandang cacat dan manusia usia lanjut sebagaimana yang dikatakan dalam Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”).
Penting diketahui, ketersediaan fasilitas trotoar merupakan hak pejalan kaki yang telah disebut dalam Pasal 131 ayat (1) UU LLAJ. Ini artinya, trotoar diperuntukkan untuk pejalan kaki, bukan untuk orang pribadi.
Dan ditambah ayat-ayat yang me ngatur penyalahgunaan trototar.

Tapi pada kenyataannya hak pejalan kaki dengan remeh diabaikan. Di Kota Bandung yang usaha rumahan pinggir jalan semakin menjamur maka pelanggaran penggunaan trotoar sebagi tempat parkir sangat mendominasi.

1 Hal yang sangat keterlaluan adalah bagaimana pihak-pihak tempat bisnis mengakali tempat parkir mereka dengan membuka ruang dekat dengan trotoar dan mengarahkan parkir mobil mepet dengan trotoar sehingga moncong-moncong mobil atau bagian depan mobil terutama mobil dengan mesin di depan akhirnya berada atau memakan bagian di daerah trotoar sehingga jelas membuat 'kagok' pejalan kaki. Kalau sudah melihat ini dari jauh biasanya pejalan kaki sudah enggan untuk melintasi trotoar dan akhirnya mengambil arah badan jalan yang bisa saja berbahaya karena sudah merupakan bagian lalu-lintas mobil.

1. Hal lagi yang saya kira sangat tidak mengenakkan adalah bagaimana ada 2 mobil parkir sejajar yang satu memakan trotoar dan yang satu lagi berada di pinggiran jalan. Nah kalau begini yang jalan kaki semakin bahaya lagi karena lintasan jalan mereka semakin ke tengah.

Ditambah lagi ternyata parkir memakan jalan terjadi di jalan-jalan yang tidak lebar tapi ada keramaian dan kadang trotoar pun tidak ada.

2 Hal di atas tersebut diperparah dengan belum tuntasnya penertiban pedagang kaki lima di trotoar dan parkir-parkir motor liar.

Penulis biasanya memberikan usul saran atas fenomena-fenomena tertentu di masyarakat namun untuk hal ini penulis tidak bisa menyarankan sesuatu. Kalau pedagang kaki lima dan parkir motor liar masih bisa ditertibkan aparat, nah bagaimana dengan bisnis di rumah tepi jalan?


Wednesday, December 2, 2015

Genesis Band 80an dan 90an.

Kalau kita bicara tentang musik. Maka tentunya ada musik kesukaan kita pada zaman kita masih anak kecil atau sebagai anak remaja menuju dewasa. Musik yang tentunya membawa nostalgia.

Bagi penulis ada satu band yang sangat membekas di ingatan saya ketika masih anak SD dan beranjak remaja SMP. Satu Band yang sangat fenomenal pada waktu-waktu tersebut adalah Genesis. Pentolan Utama Genesis adalah sang vokalis Phil Collins. Selain pula ada Tony Banks pada keyboard dan Mike Rutherford pada Guitar/Bass. Phil Collins mungkin pada waktu itu adalah seorang vokalis yang aktif juga bermain Drum.

Genesis membawakan genre Rock yang hampir bisa diterima oleh semua orang yaitu Art/Soft/Progesif Rock. Dan saya hanya ingin bilang bahwa Genesis ini adalah Band dengan kemampuan bermusik yang sangat baik hampir sempurna karena saking melodius dan sangat rapih dan pas ketika melakukan 'live performance' dan kemampuan aransemen lagu dengan memaksimalkan alat musik yang mereka kuasai. Salah satunya bisa dilihat dari lagu Home by The Sea/Second Home By The Sea.


Masa kejayaan Genesis adalah pada pertengahan tahun 80an sampai awal menengah di tahun 90an. Genesis sudah ada sejak tahun 70an akhir. Tetapi bagi saya musik akan selalu abadi. Apalagi sekarang banyak media yang bisa diakses dengan mudah untuk mendengarkan lagu-lagu zaman dahulu.

Salah satu Rival atau Band Setara mereka menurut saya Band yang tidak kalah fenomal yaitu The Police dengan sang tokoh Sting.

Monday, November 30, 2015

Saran Buat Taman Bunga Amaryllis di Gunungkidul.

Kalau memang ada niat untuk merestorasi kembali taman Amaryllis yang berada di Desa Salam, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta tersebut maka saran saya adalah:
1. Tetap natural seperti sebelumnya tanpa ada jalan setapak. Biarkan bunga tumbuh bebas tanpa diatur petak-petak tertentu atau tanpa diatur sedemikian rupa layaknya taman moderen.
2. Bunganya sebaiknya tetap bunga Amaryllis.
3. Pagari lahan tersebut setinggi mungkin tetapi kasih jarak antara tiang pagar cukup lebar agar bisa dinikmati atau sekedar diambil fotonya.
4. Atau kalau mau agak sedikit lebih bebas buat semacam 'platform' atau anjungan pengawas yang menghadap ke kebun tersebut. Sehingga pengunjung bisa menggunakan 'background' atau latar taman tersebut untuk berfoto atau 'selfie'. Dan kenakan biaya sewajar mungkin.
5. Buat juga rambu-rambu yang cukup memberikan wawasan atau yang memebrikan pemahaman agar menjaga kelestarian taman.

Ada baiknya juga di sekitar taman yang sudah terkenal tersebut masyarakat sekitar juga mengusahakan tanaman atau bunga-bunga yang lain atau taman indah lainnya.