Thursday, November 12, 2015

Kurikulum Sekolah saat ini adalah tuntutan zaman?

Saya tidak mengerti dengan kurikulum anak sekolah sekarang. Saya punya keponakan SD dan saya termasuk cukup mengikuti perkembangan belajar dia. Dan saya cukup terkejut dengan semua yang dia pelajari. Betapa banyak dan intens nya pelajaran yang dihadapi. Dan saya melihat pelajaran itu pelajaran yang dulu baru saya dapat waktu SMP.

Belum lagi waktu belajar mereka dan macam-macam kegiatan di luar pelajaran tapi masih dalam koridor kegiatan sekolah (seperti ekstra kurikuler yang wajib serta kegiatan mandiri). Ditambah lagi les-les yang dituntut oleh orang tua mereka. Semua kegiatan tersebut benar-benar menguras tenaga dan otak mereka.

Tapi mungkin saja saya yang tidak sadar adanya perkembangan dalam pertumbuhan dan pemikiran anak dari masa ke masa? Apakah benar anak-anak dulu berbeda kondisi baik fisik dan psikis dengan anak-anak zaman sekarang? Jadi inilah yang dituntut oleh zaman sekarang?

Ada tantangan besar juga dari eksternal mereka para keluarga yaitu pengaruh internet dan teknologi. Bayangkan bagaimana semua kenikmatan itu mempengaruhi mereka. Ada juga faktor pasangan muda dan banyak anak. Ada juga faktor orang tua yang dua-duanya bekerja. Kesemua itu kadang membuat prestasi anak menjadi rata-rata atau menjadi jeblok. Anak-anak yang mampu menghasilkan nilai bagus sekarang hanya bisa dihitung dengan jari.

Ada juga sistem remedial yang dikembangkan yang berarti anak mempunyai peluang untuk mengulang ujian yang dianggap tidak memenuhi syarat nilai minimum. Kesan dari remedial itu mempunyai dampak bahwa anak tidak mempunyai kesiapan yang benar-benar maksimal untuk menghadapi ujian karena dianggap akan ada remedial. Oke bahwa ada peluang kedua tapi itu jelas mengurangi makna keseriusan dalam menghadapi ujian.

Tapi walaupun kesemuanya itu saya berharap bahwa manusia-manusia Indonesia ke depan mampu bersaing dengan manusia-manusia luar negeri atau bahkan luar angkasa sekalipun.

0 comments:

Post a Comment