Sunday, October 25, 2015

Remaja lebih suka Novel dibanding Buku Pengetahuan, bagus atau tidak?

Fakta dari Toko Buku adalah buku novel mendominasi pembelian buku oleh remaja (hampir 80% dari total penjualan buku yang dibeli oleh remaja, *penelitian lebih lanjut dibutuhkan). Kalaupun buku Pengetahuan meningkat penjualannya itu karena buku persiapan UN/soal-soal UN menjelang UN atau Ujian Nasional atau kenaikan kelas. 

Apakah kondisi ini bagus atau tidak? 
Menurut penulis kondisi ini tidak bagus. Tidak bagus disini artinya persentase buku novel dan buku pengetahuan seharusnya berimbang dan diiringi oleh angka penjualan yang seharusnya meningkat secara keseluruhan yang mengindikasikan kenaikan minat baca. Jadi intinya adalah tidak ada masalah dengan jumlah novel dan sejenis yang dibeli  tetapi ada baiknya jumlah buku pengetahuan pun sama besar peminatnya. Mengapa kondisi ini terjadi? 

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi ini terjadi, beberapa diantaranya: 
 1. Remaja sekolahan sekarang habis waktunya di sekolah dan kegiatan lain yang menuntut mereka untuk memacu terus kerja otak mereka. Jadi sangat wajar apabila mereka membutuhkan sesuatu yang bersifat memanjakan otak mereka dengan bacaan cerita apalagi yang menarik dan penuh humor. 
2. Buku pengetahuan pun tidak ada yang semenarik buku novel. Kreativitas pada buku pengetahuan dirasa kurang. Masih jauh lebih baik untuk buku anak. 
3. Dari kondisi pada no.2 menjadikan jumlah judul buku pengetahuan sangat terbatas itupun terbantu oleh buku-buku kemampuan individual yang seharusnya dibaca mulai setingkat mahasiswa.

Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan oleh penulis bahwa kondisi masih tidak ideal tetapi tetap bersyukur bahwa minat baca mungkin bertambah walaupun tidak signifikan.

0 comments:

Post a Comment