Wednesday, October 28, 2015

Razia Produk Impor Ilegal dan non SNI.

Beberapa hari ini sangat gencar adanya selentingan informasi tentang razia produk impor ilegal dan non SNI atau barang yang belum terdaftar di SNI. Praktis ini menjadi suatu kegelisahan tersendiri di kalangan pedagang. Produk yang akan diawasi adalah produk sandang dan elektronik. Sebenarnya desas-desus ini sudah lama ada dari dulu. Hanya saja ini menjadi sebuah hal yang musiman. Kalau lagi niat ya bergerak kalau lagi ga lolos terus.

Percayalah bahwa barang impor ilegal yang masuk sangat memukul industri nasional terutama industri sandang. Belum lagi bahwa ini berhubungan dengan neraca perdagangan serta indikator ekonomi yang akhirnya berimbas pada nilai tukar rupiah.

Kalau kita ke pasar pakaian jadi berapa sih persentase yang benar-benar berasal produk lokal? Apakah mendominasi? Kalau pasar umum bisa jadi tidak. Hanya pasar khusus yang mungkin saja benar-benar produk lokal mendominasi seperti distro lokal.

Serapan di pasar inilah yang seharusnya dirajai oleh industri lokal. Bayangkan ketika industri lokal berhadapan dengan satuan dagang impor. Bayangkan penawaran satuan/lusin berhadapan dengan kodi atau bahkan satuan yang lebih besar lagi. Itu hanya berbicara mengenai sandang apalagi berbicara mengenai elektronik yang jauh lebih kompleks.

Oleh sebab itu pengawasan produk impor memang dibutuhkan sembari memfasilitasi produk-produk lokal terserap di pasar yang besar.

0 comments:

Post a Comment